Teknologi Canggih Militer China
China mengungkap teknologi persenjataan terbarunya yang mampu menangkal kendaraan udara tak berawak (UAV) alias drone, bahkan yang berukuran kecil dan sulit dideteksi.
Negara Tirai Bambu tengah beradaptasi dengan perang senjata tak berawak lewat teknologi militer terbaru, salah satunya sistem anti-drone yang dipamerkan pekan ini.
Pengembang China Aerospace Science & Industry Corporation (Casic) yang merupakan pembuat rudal utama negara tersebut mengatakan sistem kendaraan udara tak berawak terinspirasi oleh konflik global baru-baru ini, termasuk perang di Ukraina, di mana berbagai jenis drone kini telah banyak digunakan.
Sistem peringatan dini anti-drone Casic menampilkan radar ketinggian rendah DK-1 dan radar elektro-optik yang dirancang untuk mencari dan melacak drone yang terbang rendah.
Kemudian Casic juga memiliki sistem komando taktis ZK-K20 yang dapat mengontrol senjata pertahanan udara jarak menengah dan jauh untuk mencegat drone tempur besar serta melakukan tindakan balasan jarak dekat terhadap drone menengah, kecil atau mini, termasuk yang bepergian dalam grup.
Sistem anti-drone yang paling menonjol adalah sistem FK-3000 baru yang merupakan peningkatan dari platform FK-2000.

0 comments:
Post a Comment